CLUBEIGHTIES Biography

May 14, 2008 – 10:13 am

clubeighties

Club Eighties didirikan pada tahun 1998, terinspirasi oleh Desta dan Henry "Batman" Foundation karena mereka ingin membuat sebuat project band untuk acara tahunan kampus mereka di IKJ, karena pada saat itu genre musik 80an belum ada maka mereka sepakat untuk membuat sebuah band yang beraliran 80an dengan mengajak Vincent, Lembu dan Yton. Saat itu Cliff belum bergabung sebagai player tetapi masih sebagai soundman nya band tersebut.

Pada tahun 1999 keberuntungan menghampiri mereka, Universal Music Indonesia tertarik untuk me-release album pertamanya lalu mereka berembuk untuk memberi nama band tersebut dengan nama CLUB EIGHTIES, tetapi Batman mengundurkan diri karena dia kembali ke band lamanya dan digantikan oleh Cliff.

Album pertama berjudul CLUBEIGHTIES di release pada akhir tahu 2000 dengan single "Gejolak Kawula Muda" dan berhasil merebut beberapa penghargaan di tahun 2001, saat itulah Club Eighties mulai memasuki dunia industri Musik di Indonesia hingga saat ini..


Acha - Cinta Bertahan

May 14, 2008 – 9:24 am

Hidup yang sedang berjalan
Terasa ringan berjalan
Karenamu disisiku disampingku

Cinta yang kian tertanam
Terasa kuat bertahan
Karena kau menguatkan mensucikan
Kau dan aku bersenyawa mengarungi hidup

Chorus:
Cintaku ini akan bertahan
Tak akan habis menembus jaman
Kau buat mega menjadi warna
Satukan hati dan percaya

Cintaku ini akan bertahan
Semakin hari semakin dalam
Engkau dan aku bisa jadikan
Mimpi jadi kenyataan

Hidup yang sedang berjalan
Terasa ringan berjalan
Karena kau menguatkan mensucikan
Kau dan aku bersenyawa mengarungi hidup

Chorus

Cintaku ini akan bertahan
Semakin hari semakin dalam
Engkau dan aku bisa jadikan
Mimpi jadi kenyataan

Chorus

Cintaku ini akan bertahan
Semakin hari semakin dalam
Engkau dan aku bisa jadikan
Mimpi jadi kenyataan


Finalis WorkShop Indonesian Idol 2008

May 1, 2008 – 4:04 am

Kunto Aji Finalis WorkShop Indonesian Idol 2008

PROFILE AJI KUNTO FINALIS WORKSHOP ASAL YOGYA

Kunto Aji Wibisono (Aji)

Yogyakarta, 28 Agustus 1989

Aji baru lulus dari Akademi Akuntansi YKPN Yogyakarta bulan Maret kemarin. Pria dengan beragam hobi seperti browsing internet, nonton film dan main game ini mengaku merasa sedih sekaligus senang dengan kelolosannya ke babak Worskhop. Hingga kini kadang ia masih merasa tak percaya karena banyak juga teman-teman yang berpotensi namun tidak lolos. Salah satu jagoannya adalah Ayes, kontestan asal Salatiga.

Walaupun suka bergaul, Aji merasa dirinya sebenarnya sangat tertutup. Ia juga adalah seorang pemikir. Berbagai hal akan dipikirkannya mulai dari yang kecil, hingga hal-hal besar yang akhirnya tak ada jawabannya. Mungkin disebabkan oleh keluarganya yang menganut asas liberal. Aji selalu dibebaskan untuk melakukan apa saja. Sang ayah tak pernah melarang anak-anaknya mencoba hal-hal baru, selama mereka masih bertanggung jawab. Karena menurutnya, melarang hanya akan membuat anak berontak. Maka ayah hanya akan memberitahu konsekuensi yang harus dihadapi.

Pengalaman yang paling tak pernah Aji lupakan adalah ketika ia salah membawa remote handycam yang dikiranya adalah telepon genggam ke sekolah. Menurutnya, salah satu kualitas dirinya yang mampu menjadikannya idola adalah karena Aji apa adanya. Dan tidak pura-pura itulah mungkin yang dibutuhkan Indonesia saat ini.


Play/Tangga - Kesempatan Kedua.swf
Flash Music Code Indo provided by musik-live.net